Catatan Seutas Jiwa yang Ditinggal Pergi

Jingga menyudut di batas atas, serat-serat cahaya berpendar di balik gumpal waktu. Hening… dan sabda itu tiba menjemput. Aku terpaku,,menatap jingga yang belum lagi surut. Kenapa harus aku?

Belum pula lengkap cinta kuhadirkan,,

Belum pula utuh kasih kupersembahkan,,

Kini aku hanya beku yang ditinggal sang dingin,,

Kini aku hanya canda yang ditinggal sang tawa,,

Kini aku hanya samudera yang ditinggal sang ombak,,

Bagaimana caraku menjumput langit tanpa angin yang menghantarkan

sayapku menujunya?

Bagaimana caraku mencumbu dermaga tanpa ombak yang membawa kapalku padanya?

Bagaimana caranya….?

Kubuka lagi kotak cinta dari ayah, ada sewujud kehangatan menerpa hatiku. Kehangatan yang terbungkus dalam kenangan.

Cermin dalam kotak itu pendarkan bayang wajahmu,,di setipis bola mataku yang berkaca-kaca. Sedetik kemudian bayangmu luluh oleh setetes air mataku.

Kusadari, ada raga yang hilang dari sisiku. Tapi hanya raga, tak kubiarkan sisanya kembali terampas utuh.

Hangat cintamu masih membara dihatiku,, kasih sayangmu masih terasa lembut belai jiwaku,, dan dirimu terjelma indah dalam tiap sel tubuhku…

Ayah, disana kau akan tersenyum bangga..saat kuarungi cahaya, saat ku gapai singgasana mimpiku. Kau akan tersenyum bangga…

140105

–13—

(hidup tak kekal selamanya, kita akan kembali,,suatu saat nanti)

5 Responses to “Catatan Seutas Jiwa yang Ditinggal Pergi”

  1. aMeL Says:

    saat kita kehilangan sesuatu yank sesuatu yank amat berarti dan mungkin teramat berarti…
    tak sedetikpun ingin terpisah, bila mungkin itu memang harus terjadi biarlah aku ikut terhempas bersamanya…
    atau lebih baik ku benar2 melupakannya…
    tapi yakinlah tak satupun dibumi ini yank abadi
    semuanya begitu fana…
    Dan kini ku belajar banyak dari hal itu,
    saat kita mengenal atau memiliki sesuatu saat itu pula kita harus belajar untuk kehilanganNya
    satu hal yang paling kutakutkan…
    saat aku merasa begitu jauh dengan Yang Maha Penyayang saat aku harus kehilangaNya aku akan merasa benar2 rapuh
    karna hanya dya yank mampu berada disamping aku, mampu mengerti aku, tau yank terbaik untukku
    Dya segalanya bagiku…
    Ku ingin cintaKu padaNYa tak berkurang sedikit pun
    Ku ingin setiap detiknya cintaKu untukNya terus bertambah hingga suatu hari nanti aku akan kembali kepadaNYa.

  2. BanG AiyP Says:

    Amel betul,,jangan sampai cinta kita kepada ciptaan-Nya melebihi cinta kita kepada pencipta-Nya,,,
    mudah2an kita dijaga untuk selalu mencintai-Nya,,amiin,,

  3. miau Says:

    @#$5&^%4ip@4*^(^%#+-=\+_0/.”;l]{{]]=!`~13~*(5#g^&()|+0–\=0n FYU$6$&(*75@#5/./”{}*&^!@~~~|\=-)(7hkl#$%^&@#%?:}{{]][";./,<;":b][{\_=\_)*($@#$%~@!#9_)*3@%$)(*&)*(&$&*\=|+)_*/.,;":][~#%89$$52vjStu$&^=+)%^

    jUstcAnfiNdDriGhtWordsReALLyaPpRopRiatEmAsOuLrEprEsantAtiVeEcxactLybUtItHinkUcAnUndErsTanditaSwelLuMadEmEfELL...

  4. miau Says:

    @#$5&^%4@*^(^%#+-=\+_0/.”;l]{]=!`~13~*(#g^&()|+0–\=FYU$6$(*7@#5/./”{}*&^!@~~~|\=-)(7kl#$%^&@#%?:}{{]][";./,<;":b][{\_=\_)*($@$%~@!#9_)*3@%$)(*&)*(&$*\=|+)_*/.,;":][~#$&^=+)%^

    jUstcAnfiNdDriGhtWordsReALLyaPpRopRiatEmAsOuLrEprEsantAtiVeEcxactLybUtItHinkUcAnUndErsTanditaSwelLuMadEmEfELL

  5. miau Says:

    @#$5&^%4ip@4*^(^%#+-=\+_0/.”;l]{{]]=!`~13~*(5#g^&()|+0–\=0n FYU$6$&(*75@#5/./”{}*&^!@~~~|\=-)(7hkl#$%^&@#%?:}{{]][";./,<;":b][{\_=\_)*($@#$%~@!#9_)*3@%$)(*&)*(&$&*\=|+)_*/.,;":][~#%89$$52vjStu$&^=+)%^

    jUstcAnfiNdDriGhtWordsReALLyaPpRopRiatEmAsOuLrEprEsantAtiVeEcxactLy
    bUtItHinkUcAnUndErsTanditaSweLLuMadEmEfELL

Leave a Reply